jangan hanya tahu

Source: Tirto.id

Jangan Hanya Tahu Harga Air Radiator Mobil, Ketahui Juga Penyebab Kerusakannya

Air radiator yang ada di mobil berguna sebagai pendingin supaya temperatur yang ada di mesin mobil tetap stabil. Apalagi ketika kamu menggunakan mobil tersebut untuk melakukan perjalanan yang jauh. Mengganti air radiator mobil perlu dilakukan secara rutin jika jarak tempuh mobilmu sudah mencapai sekitar 40.000 km. Hal ini untuk menghindarkan mobilmu dari kerusakan pada mesin mobil itu sendiri. Penggantian air radiator untuk mobil yang diproduksi tahun 90an ke bawah dinilai lebih sulit daripada mobil-mobil produksi sekarang. Hal ini dikarenakan lubang pembuangan yang ada pada mobil keluaran tahun 90an letaknya tersembunyi dan alat yang digunakan untuk membukanya letaknya sulit ditemukan. Terdapat banyak air radiator dengan harga air radiator mobil yang variatif. Namun, jangan itu saja yang kamu perlu ketahui, kamu juga harus mengetahui penyebab terjadinya kerusakan pada radiator mobil. Berikut adalah penyebabnya. Jangan hanya tahu harganya, ketahui juga cara merawatnya.

  1. Volume Air Pendingin Habis

    Air pendingin berguna untuk media yang akan menghantarkan panas dari mesin menuju radiator. Air pendingin yang selalu habis, dapat disebabkan karena terdapat kebocoran di sistem pendinginnya. Kebocoran yang ada pada radiator dapat disebabkan karena radiator tersebut pernah mengalami benturan semisal tertabrak dari bagian depan atau disebabkan karena radiator tersebut terguncang saat mobil melewati jalan yang bebatuan sehingga volume air pendingin pada air radiator cepat habis.
  2. Selang Input Radiator Seringkali Bocor

    Selang input radiator biasanya terdapat di bagian tangki atas. Kegunaan dari selang ini adalah sebagai penghantar air bersuhu tinggi dari mesin menuju ke radiator. Karena air yang bersuhu tinggi ada di dalam selang, maka potensi terjadinya bocor lebih besar. Namun, jika proses pendinginan tersebut lancar, maka tidak akan menimbulkan masalah yang serius. Jika dalam radiator tersebut terdapat sumbatan, maka dapat menimbulkan masalah karena bisa menahan laju air pendingin dari mesin menuju ke radiator sehingga tekanan yang ada pada selang input yang naik sehingga terjadilah kebocoran. Kalau kamu selama ini merasa bahwa selang input mobilmu sering bocor, maka bisa jadi masalah utamanya ada pada radiatornya.
  3. Terdapat Tetesan Air Di Bawah Bumper Depan

Kebocoran ada air radiator akan terlihat dari tetesan air yang menetes ke bawah. Sekarang kamu tinggal memperhatikan tetesan yang menetes ke bawah mobil. Jika tetesan air tersebut berada di tengah, maka itu adalah tetesan dari AC dan bukan radiator, karena jika kebocoran tersebut ada di bawah mesin tepat di area bawah bumper mobil, maka bisa dipastikan bahwa kebocoran tersebut berasal dari mobilmu.

Gunakan Air Radiator Water Coolant

Air radiator yang bagus untuk mobil adalah air radiator yang berupa radiator coolant. Kenapa harus radiator coolant? Karena cairan khusus tersebut memiliki kandungan yang sangat bagus untuk menjaga radiatormu agar tetap tahan lama. Radiator coolant yang digunakan juga sebaiknya yang memiliki kualitas yang bagus dan original, sehingga kamu tidak perlu khawatir terjadi kerusakan pada mesin mobilmu. Ciri-ciri dari radiator coolant berkualitas baik yang digunakan untuk mobilmu adalah tidak mengandung mineral maupun logam yang bisa menyebabkan radiator mobilmu berkerak, tidak menyebabkan blok mesin keropos atau korosi. Mempunyai tingkat kekentalan tinggi sehingga proses pendinginan mesin mobil lebih optimal. Tingkat didih radiator coolant  lebih tinggi jika dibandingkan dengan air biasa sehingga bisa mengurangi terjadinya penguapan saat mesin mobil dihidupkan. Jangan hanya tahu harganya, ketahui juga cara merawatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *