aksesoris audio mobil

source: indoneka.com

Aksesoris Audio Mobil & Kenali Tanda Kerusakannya

Teruntuk kamu pemilik mobil yang hobi mendengarkan musik saat dalam perjalanan, kasus rusaknya audio sebenarnya nggak melulu terjadi karena dari dalam saja. Salah satu masalah yang dialami aksesoris audio mobil adalah kerusakan pada amplifier yang macet hanya karena gara-gara jek yang terlepas. Kamu bisa membawanya ke teknis. Namun, agar nggak sebentar-sebentar bawa ke teknisi, kamu bisa mulai mengenali tanda-tanda kerusakannya. Bisa jadi kerusakan yang dialami adalah kerusakan kecil yang sebenarnya bisa kamu perbaiki sendiri. Dari mengenali tanda-tanda kerusakan pada aksesoris audio mobil ini kamu pada akhirnya bisa tahu apakah kerusakannya disebabkan dari dalam komponen atau dari luar. Maka dari itu, simak ulasan berikut ini.

Memperhatikan Final Output Transistor

Perlu kamu ketahui bahwa power protek ditandai dengan adanya lampu protek yang menyala serta audio yang nggak keluar. Lampu tersebut merupakan indikator yang bermanfaat untuk mengetahui bahwa sistem proteksi sedang aktif karena terdapat masalah tertentu yang terjadi pada bagian power. Kamu perlu tahu bahwa sistem protek ini memang berguna untuk menghindari kerusakan yang jauh lebih parah pada komponen-komponen lainnya, terutama pada bagian final output transistor, bahkan sampai pada sistem speaker.

Terkadang sistem proteksi juga dapat aktif saat kamu membesarkan volume. Maka kerusakan internal yang kemungkinan bisa terjadi adalah kerusakan pada komponen yang berada di modul proteksi akhir, terutama pada transistor final output yang telah mati. Kamu mungkin nggak bisa melihat jelas tentang kerusakan pada transistor ini. maka dari itu, kamu bisa mencopot serta mengetas multimeternya. Kalau kamu merasa ragu, maka bisa membawanya ke teknisi yang lebih paham.

  1. Suara Audio yang Tidak Jernih

Kesalahan dalam impedansi speaker juga dapat menyebabkan suara menjadi cacat dan terdengar tidak jernih. Maka kamu perlu memeriksa kembali impedansi speakernya. Suara yang tidak jernih ini juga bisa disebabkan oleh daya speaker yang nggak sesuai dengan daya power ampli mobil, semisal output power milikmu sebesar 50 watt pada mode normal, maka speakernya juga harus sebesar output powermu. Kalau output power sebesar 200 watt pada bridge mode, maka subwoofer yang kamu gunakan juga juga harus sebesar output power.

Kualitas speaker yang rendah juga dapat mempengaruhi suara audio yang tidak jernih tersebut. Biasanya ini juga dipengaruhi oleh merek. Merek yang terkenal bagus biasanya juga memiliki kualitas yang sudah terjamin. Kalau suara subwoofer pecah, kamu bisa memeriksa pengaturan LPF dengan cara memilih frekuensi yang jauh lebih rendah. Meskipun faktor suara yang pecah tersebut disebabkan karena head unit.

  • Power Amplifier Cepat Panas

Tanda-tanda kerusakan selanjutnya yang wajib kamu ketahui adalah power amplifier cepat panas atau bahkan bisa mendadak mati sendiri. Hal ini disebabkan karena bukaan gain yang terlalu besar sehingga menyebabkan kinerja transistor final output menjadi lebih berat sampai kepanasan dan pada akhirnya mati.

Maka dari itu, cobalah untuk memeriksa bukaan gain lalu coba untuk menguranginya. Kesalahan selanjutnya ada pada impedansi speaker yang dapat menyebabkan masalah. Kesalahan impedansi yang dibiarkan, lama-lama bisa merusak power dari komponen ini sendiri.

Nah, dari ulasan panjang di atas, sekarang kamu sudah bisa mulai mengenali tanda-tanda kerusakan pada aksesoris audio mobil. Dari sini kamu sudah bisa memutuskan apakah bisa kamu perbaiki sendiri atau dibawa ke teknisi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *