amplifier mobil

source: blibli.com

Amplifier Mobil & Tanda Kerusakannya

Terkadang power audio mobil mengalami masalah yang memang tak bisa dihindari. Biasanya, kerusakan ini terjadi pada komponen internalnya terutama jika itu sistem audio mobil. Salah satu contohnya seperti amplifier mobil yang macet karena soketnya lepas atau rusak. Ada kalanya kamu bisa memperbaikinya sendiri, tapi kadang kamu juga perlu membawanya ke bengkel untuk dibenahi oleh teknisi. Seperti apapun cara memperbaikinya, akan lebih baik apabila kamu mengetahui berbagai macam kerusakan yang biasa terjadi pada amplifier.

Seperti yang telah dibilang, sebagian besar kasus kerusakan ini terjadi karena komponen internalnya yang rusak. Nah, dengan mengetahui berbagai penyebab utama kerusakan tersebut kamu bisa memutuskan untuk memperbaikinya sendiri atau minta bantuan teknisi. Kamu pun bisa semakin mengenali macam-macam kerusakan yang mungkin terjadi, serta cara untuk mengatasinya. Mari simak ulasannya berikut ini:

  1. Power dan Lampu Indikator Mati

Ini tidak selalu karena adanya kerusakan internal. Namun, sering juga penyebabnya karena ground power yang tidak terpasang dengan tepat. Kamu juga perlu membersihkan baut yang berkarat. Baut penghubung power dan ground bodi mobil ini harus bersih serta tersambung dengan baik. Kamu juga bisa mengecek kabel biru REM, pastikan kabelnya terhubung ke jalur yang benar di antara power dan head unit dengan benar.

  • Suara Audio Terdengar Pecah

Suara cacat yang terdengar pecah juga bisa disebabkan oleh kesalahan impedansi speaker. Coba kamu cek impedansi speaker tersebut apakah sudah sesuai dengan panduan dari pabrikan. Kemudian, bisa juga penyebabnya adalah daya speaker yang nggak sesuai dengan daya power ampli mobilmu. Contohnya yaitu output power-mu 50 watt maka speaker-mu juga harus sama 50watt.

Lalu, penyebab lainnya adalah kualitas speaker kurang baik. Kalau soal speaker, cukup mudah mengetahuinya. Umumnya, kualitas speaker sebanding dengan harganya, jika harga semakin murah maka kualitas semakin rendah.

  • Power Ampli Cepat Panas Sampai Mati Sendiri

Power yang cepat panas lalu mati mungkin dikarenakan bukaan gain-nya kebesaran. Jika gain terlalu besar, maka kinerja transistor final output jadi berat sampai kepanasan, sehingga pada akhirnya mati. Jadi, kamu bisa memeriksa bukaan gain, kemudian jika memang sudah full maka kamu dapat menguranginya. Umumnya, gain arah pukul 2 itu ukurannya sudah cukup besar.

Terkadang, bisa juga masalah ini disebabkan oleh kesalahan impedansi speaker. Jadi, kalau kamu membiarkan kesalahan impedansi terus-terusan, maka lama-kelamaan ini bisa merusak power, bahkan speaker juga bisa ikut rusak.

  • Suara Power Lebih Pelan atau Menurun

Sebelumnya perlu diketahui bahwa ada power yang membatasi sinyal output secara otomatis, saat suhu power sudah mencapai batas yang tinggi, tujuannya agar power terlindung dari panas. Ini kemungkinan besarnya kalau kamu sudah mengecek speaker, head unit dan instalasinya tapi nggak ada masalah yang ditemukan.

  • Sekering Selalu Putus Lagi Padahal Baru Diganti

Pasti ini dikarenakan ada masalah internal. Umumnya masalah ini berkaitan dengan komponen modul power supply yang memiliki short khususnya FET. Jadi, di dalam ada yang konslet, sampai TR final yang short juga. Kalau ampli kamu sudah lawas, penyebabnya mungkin kabelnya longgar sehingga menyentuh bodi.

Itu tadi beberapa kerusakan serta masalah yang biasa terjadi pada amplifier mobil. Kamu nggak perlu khawatir berlebihan karena kendala tersebut wajar. Namun, pastikan kamu cari tahu penyebabnya saat ada kerusakan. Lalu, segera lakukan perbaikan, baik kamu perbaiki sendiri atau dibantu oleh teknisi. Semakin cepat kerusakan tersebut dibenahi, makin terjaga pula kondisi audio mobil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *